Representasi Pengetahuan
Representasi Pengetahuan
(Knowledge Representation)
Representasi adalah untuk menangkap sifat penting problema & membuat informasi dapat diakses oleh prosedur pemecahan masalah.Bahasa representasi harus dapat membuat seorang program mampu mengekspresikan pengetahuan yang diperlukan untuk mendapatkan solusi permasalahan.
Banyak cara untuk merepresentasikan pengetahaua, Secara teknik representasi pengetahuan terdiri dari lima kelompok yaitu :
- Produksi
- Jaringan Semantik
- Schemata
- Frame
- Logika
1. PRODUKSI
Sistem produksi memiliki struktur seperti struktur proses pencarian (search).
Secara umum, sistem produksi terdiri dari komponen-komponen:
Ruang Keadan : berisi keadaan awal, tujuan dan kumpulan aturan yang digunakan untuk mencapai tujuan.Memori Aktif : berisi deskripsi keadaan semesta pembicaraan saat ini dalam proses penalaran.Strategi Kontrol : berguna untuk mengarahkan bagaimana proses pencarian akan berlangsung dan mengendalikan arah eksplorasi.
Representasi pengetahuan dengan sistem produksi dinamakan kaidah/aturan produksi (production method) sering disebut produksi saja.
2. Jaringan Semantik ( Semantic nets)
Jaringan Semantik adalah tehnik representasi dalam artificial intelligence klasik untuk informasi proposional, sehingga sering kali disebut sebagai poporsional network. Proposisi adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah dan merupakan bentuk pengetahuan deklaratif. Semantic network pertama kali dikembangkan untuk AI (Artificial Intelligence) sebagai cara untuk mempresentasikan memory dan pemahaman bahasa manusia. Struktur semantic nets berupa grafik dengan node (simpul) dan arc (ruas) yang menghubungkannya.
- Dibangun oleh M.R.Quillian, sebagai model memori manusia.- Representasi grafis dari informasi Propositional.- Proposisi adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah.- Disajikan dalam bentuk graf berarah- Node merepresentasikan konsep, objek atau situasi :
• Label ditunjukkan melalui penamaan• Node dapat berupa objek tunggal atau kelas- Links merepresentasikan suatu hubungan :• Links adalah struktur dasar untuk pengorganisasian pengetahuan• Contoh jaringan semantic.
Contoh Jaringan Semantik dalam Representasi Pengetahuan
Jaringan semantik merupakan model memori manusia yang dibangun oleh M. R. Quillian sebagai representasi grafis dari informasi proposisional. Informasi proposisional adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah. Jaringan semantik ini disajikan dalam bentuk graf berarah.
3. chemata : Frame dan Script
Salah satu tipe skema yang digunakan dalam beberapa aplikasi AI adalah frame. Frame merupakan struktur yang baik untuk mempresentasikan objek yang tipikal dalam situasi tertentu. Karakteristik dasar frame adalah frame mempresentasikan pengetahuan yang terkait mengenai sebuah subjek yang sempit dan memiliki default. Sistem frame adalah pilihan yang baik untuk mendeskripsikan peralatan mekanik seperti mobil. Frame mencoba memodelkan obyek yang ada di dunia nyata menggunakan pengetahuan generik untuk atribut yang banyak dimiliki oleh obyek dan pengetahuan spesifik untuk kasus khusus.
4. Frame
Frames: merupakan semantic net dilengkapi dengan properties. Suatu Frame menggambarkan entitas sebagai set dari attribute dan nilai yang bersesuaian. Suatu frame dapat berelasi dengan frame yang lainnya.
Tiga komponen utama dari frame
- frame name
- attributes (slots)
- values (subslots)
5. Logika
Logika didefinisikan sebagai ilmu untuk berpikir dan menalar dengan benar sehingga didapatkan kesimpulan yang absah.
Tujuan dari logika: memberikan aturan-aturan penalaran sehingga orang dapat menentukan apakah suatu kalimat bernilai benar atau salah.
Representasi Logika dibagi menjadi dua:
1. Propositional Logic (Logika Proposisi)
Suatu Proposisi merupakan suatu statemen atau pernyataan yang menyatakan benar (TRUE) atau salah (FALSE). Dalam Propositional Logic fakta dilambangkan dengan simbol misalnya P, Q dan R. Lambang-lambang tersebut dihubungkan dengan relasi-relasi logika
2. Predicate Logic (Logika Predikat)
Pada logika predikat proposisi dibedakan menjadi argumen (obyek) dan predikat (keterangan). Secara umum penulisan proposisi dalam logika predikat dapat dinyatakan sebagai berikut:
Predikat (argumen-1, argumen-2,…, argumen-3)Contoh:Proposisi: “Nagisa mencintai Touko”Dalam logika predikat disajikan dalam bentuk:Mencintai (Nagisa, Pak Touko)P Argumen-1 Argumen-2

0 komentar: